Edisi 21 September 2026Kebiasaan kecil, umur panjang.
← Sehat HarianKeluarga

Kotak obat di rumah: isi yang benar-benar dipakai saat musim hujan

Bukan soal lengkap, tapi soal tahu apa yang ada dan kapan kedaluwarsanya.

Musim hujan begini, hampir setiap rumah punya satu anggota keluarga yang sedang pilek atau batuk. Dan hampir setiap rumah juga punya kotak obat yang isinya entah apa: sisa resep dari tahun lalu, plester yang sudah tidak lengket, termometer yang baterainya habis.

Saya baru saja membongkar kotak obat di rumah sendiri. Hasilnya cukup memalukan. Sebagian besar sudah lewat tanggal kedaluwarsa, dan yang masih bagus justru barang sederhana: perban, kain kasa, plester, dan cairan antiseptik.

Yang perlu ada, dan yang sebaiknya dibuang

Isi kotak obat yang masuk akal sebenarnya tidak panjang: termometer yang berfungsi, perban dan plester, cairan pembersih luka, obat yang memang disarankan dokter atau apoteker untuk keluarga Anda, serta catatan nomor telepon fasilitas kesehatan terdekat. Sisa obat resep untuk keluhan lama sebaiknya tidak disimpan untuk jaga-jaga, karena obat itu diresepkan untuk kondisi tertentu dan orang tertentu.

Kebiasaan yang membantu: periksa kotak obat setiap awal musim hujan, buang yang kedaluwarsa, dan tulis di tutupnya kapan terakhir diperiksa. Letakkan di tempat yang kering dan tidak terjangkau anak.

Kalau ragu obat apa yang pantas disimpan di rumah untuk keluarga Anda, apoteker di apotek terdekat bisa membantu. Kotak obat yang rapi tidak menggantikan dokter, tapi membuat malam yang penuh batuk sedikit lebih tenang.

DS
Dinda SaputraDinda Saputra mendirikan Sehat Harian pada 2023 dan menulis artikel pertamanya, lalu berhenti menulis rutin pada 2024. Lima tulisan awalnya, termasuk yang tentang demam anak, masih menjadi patokan nada untuk seluruh redaksi.