Edisi 21 September 2026Kebiasaan kecil, umur panjang.
← Sehat HarianKeluarga

Ketika kakek dan nenek mengasuh cucu di libur sekolah: menjaga energi dua generasi

Menitipkan anak pada orang tua selama libur adalah solusi yang penuh kasih, tetapi tenaga lansia dan tenaga anak usia sekolah tidak setara. Beberapa pengaturan membuat pekan itu aman untuk semua.

Ketika kakek dan nenek mengasuh cucu di libur sekolah: menjaga energi dua generasi
Foto: F / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Libur sekolah di tengah tahun seperti sekarang sering berarti satu hal bagi keluarga dengan orang tua yang bekerja: anak-anak dititipkan ke rumah kakek dan nenek. Semua pihak biasanya senang pada hari pertama. Pada hari keempat, nenek mulai pusing, kakek lupa minum obatnya karena jadwal berantakan, dan anak-anak bosan karena hanya diizinkan menonton televisi.

Pengaturan ini bisa berjalan baik, tetapi perlu dilihat apa adanya: dua kelompok dengan kebutuhan kesehatan yang berbeda, hidup dalam satu rumah untuk beberapa pekan. Yang satu membutuhkan gerak dan rangsangan, yang lain membutuhkan ritme, istirahat, dan jadwal obat yang tidak terganggu.

Baca juga: Libur sekolah tanpa bel pagi: menjaga jam tidur anak agar tidak berantakan total

Melindungi rutinitas kakek dan nenek

Sebelum anak datang, bicarakan dengan orang tua apa yang tidak boleh berubah: jam minum obat, waktu istirahat siang, jam makan, dan janji periksa ke dokter. Tempelkan di kulkas jika perlu. Anak yang lebih besar bisa dilibatkan sebagai pengingat, dan itu sering membuat mereka merasa penting alih-alih menjadi beban.

Batasi juga tugas fisik yang berat. Menggendong balita berulang kali, mengejar anak di halaman, atau mengangkat anak ke motor adalah beban pada pinggang dan lutut yang mungkin sudah bermasalah. Mandi dan menidurkan balita sering kali lebih baik dijadwalkan pada saat orang tua anak sudah pulang, bukan diserahkan sepenuhnya.

Siapkan juga rencana cadangan jika kakek atau nenek tidak sehat: nomor telepon tetangga, kerabat yang bisa datang, dan kesepakatan bahwa meminta bantuan bukan tanda gagal.

Membuat anak lelah dengan cara yang baik

Anak yang bosan menjadi anak yang menuntut, dan itulah yang paling melelahkan bagi pengasuh lansia. Sediakan kegiatan yang bisa berjalan tanpa banyak pengawasan fisik: menggambar, membaca, membantu menyiram tanaman, memasak sederhana bersama nenek, atau bermain di halaman yang aman. Kakek yang mengajak jalan pagi keliling kompleks mendapat gerak yang ia butuhkan, dan anak mendapat udara segar sebelum hari menjadi panas.

Layar boleh ada, tetapi sebaiknya tetap dengan batas yang sama seperti di rumah. Kakek dan nenek jauh lebih mudah menegakkan aturan yang sudah disepakati orang tua daripada membuat aturan sendiri dan dianggap galak.

Jika kakek atau nenek tampak lebih lelah dari biasanya, bingung, atau mengeluh pusing dan sesak, jangan menunggu libur selesai untuk memeriksakannya. Dan di akhir pekan, ambil alih sepenuhnya. Mereka yang menjaga juga perlu dijaga, dan libur sekolah seharusnya menjadi kenangan hangat, bukan pekan yang menguras dua generasi sekaligus.

DK
Dimas KusnadiDimas Kusnadi adalah penulis paling produktif di Sehat Harian sejak bergabung pada 2025, dengan fokus pada kesehatan keluarga. Sebagian besar idenya datang dari grup pesan orang tua murid tempat ia menjadi anggota yang jarang bersuara.